Sabtu, 12 Oktober 2019

Memulai Kisah Baru Dengan Status Jomblo by Aghnia Rahmi

Mungkin masalahku tidak terlalu besar
Tapi ini masalah para remaja kebanyakan...
Jadi berfikirlah untuk tidak memulai pacaran lagi setelah ini!!

Karena jika jodohmu takkan dia pergi, dan jika memang jodohmu maka ia kan tetap bersama

Jadi untuk apa pacaran??Hanya untuk jadi jaga jodoh orang...

Semua akan baik baik saja tanpa pacaran karena ada sahabat yang jauh lebih menyenangkan dari sekedar pacaran.

Ada keluarga yang selalu perhatian. Hanya saja kalian belum menyadarinya kala itu. Laki laki dasarnya mereka suka berpetualang, suka tantangan... Kalian tidak mau dengan mereka mereka akan menjadikanmu sebuah tantangan.

Hingga akhirnya mereka dapatkan, mereka akan biasa saja. Lalu pacaran, semakin lama mereka juga bosan. 

Wanita hakikatnya perasaan, jika semakin dikejar ia semakin merasa iba lalu senang, kemudian cinta.

Akhirnya karena laki laki bosan iya akan hal hal baru, dan wanita yang jatuh cinta akan mengkorban apapun. 

Waktu hingga lupa belajar, tenaga, hingga lupa membantu keluarga. Lalu galau kembali bertengkar, hingga akhirnya semua akan sia sia karena kalian sibuk dengan pacaran..


Maka berfikirlah untuk buang semua cerita tentang pacaran

Terpuruk

Aku pernah terpuruk seterpuruknya....
Seperti tak berarti apa apa....
Namun ku sadar, aku punya keluarga. 
Yang lebih layak ku perjuangkan...
Dan aku tahu Allah memberi yang terbaik dari setiap doa kedua orang tua..
Aku tak pandai menulis hal seolah olah baik ..
Aku hanya menuangkan perasaanku kala itu ....


Aku mencari kebahagiaan yang ku anggap memang menyenangkan...
Tapi itu hanya berlaku sesaat. Karena aku bahagia pada kehidupanku saat itu, tapi aku belum ikhlas pada kondisi keterpurukan saat itu

Welcome back to My Blogger

Postingan pertama untuk kehidupanku yang baru!!
Setelah sekian lama vakum dari masa lalu, menghapus kenangan segala hal yang banyak mengajarkanku arti sebuah kehidupan.

Awalalnya berhitu berat untuk ikhlas... Tp krn ikhlas aku justru lupa akan rasa sakitnya.

Ha??? Dan sekarang aku merasa bodoh setiap kali mengingat hal itu, mengapa aku harus menangis. Sedangkan dia hanyalah dosa bagiku...


Dan benar.... Segala sesuatu itu tak bisa instan dalam memahami dan mengakui bahwa kita benar salah


by Aghnia Rahmi